Kamis, 12 Juli 2012

MASTA NEWS

HASIL RAPAT MASTA PUSAT
MASTA GELOMBANG 1 TGL 29-30 AGUSTUS     2012
MASTA GELOMBANG 2 TGL 1-2     SEPTEMBER 2012

Rabu, 18 April 2012

diriwayatkan dari Abu Hurairah ra. : Rasulullah Saw pernah bersabda, "ada tiga jenis manusia yang sama sekali tidak akan dilihat Allah pada hari kiamat, tidak akan disucikan dosanya dan akan menerima azab yang pedih. mereka adalah :
1. seorang lelaki yang memiliki kelebihan air di suatu jalan lalu menyembunyikannya dari ibn al sabil (para musafir atau peziarah di Jalan Allah)
2. seorang lelaki yang memberikan baiat (ikrar kesetiaan) kepada seorang penguasa dengan tujuan semata-mata memperoleh keuntungan duniawi. apabila penguasa itu memberinya sesuatu, ia gembira, dan jika ia tidak memberinya apa-apa, ia benci.
3. dan seseorang yang memamerkan barang-barangnya untuk dijual selepas asar (dan mengangkat sumpah palsu) dengan berkata, "demi Allah ! kecuali Dia, tidak ada yang patut disembah. barang-barangku telah ditawar sekian dan sekian". sehingga orang mempercayai bualannya (dan membeli barang-barang yang ditawarkannya).

kemudian Nabi Muhammad Saw membacakan ayat suci Al Quran : Sesungguhnya orang-orang yang menukar janji (nya dengan) Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit... (QS Ali Imran [3] : 77)

Hadist riwayat Bukhari

Sabtu, 10 Desember 2011

cerita motivasi


Setelah 21 tahun usia pernikahanku, aku mendaptakan surat cinta. Itu adalah ide istriku, ketika ia berkata: “aku tahu bahwa kamu sangat mencintainya.” Wanita yang menginginkan kebersamaan denganku dan menghabiskan waktu bersamanya adalah ibuku yang telah menjanda selama 19 tahun.
Text Box: Ada Wanita Selain IstrikuNamun karena kesibukan kerja dan kehidupan sehari-hari, 3 anak kecil, dan tanggung jawab yang besar membuatku jarang menjenguknya. Pada suatu hari aku menelponnya dan mengundangnya makan malam. Ia bertanya kepadaku: “apakah kamu baik-baik saja?” karena ia tidak biasa ditelpon malam-malam, maka ia pun cemas. Lalu saya menjawab: : “ya, aku baik-baik saja, tetapi aku ingin menghabiskan waktu bersamamu, Bu.” Ibuku menjawab: “kita saja?” aku menjawab, “ya, tentu.”
Beliau berpikir sebentar dan berkata: “aku suka sekali.”
Pada hari kamis sepulang kerja, aku menjemputnya. Aku merasa sedikit canggung. Ketika sampai, Aku mendapati ibuku juga sedikit cemas. Ia menunggu di depan pintu menggunakan baju yang bagus. Kelihatannya itu adalah baju trakhir yang dibelikan oleh ayahku sebelum ia meninggal.
Ibu tersenyum seperti malaikat dan berkata: ”aku bercerita pada semua orang bahwa hari ini aku akan keluar bersama anakku. Semua orang gembira mereka tak sabar untuk menunggu ceritaku, setelah aku pulang.”
Kemudian kami pergi ke sebuah restoran yang indah dan tenang. Ibu memegang lenganku seakan-akan ia adalah wanita yang paling bahagia di dunia.
Setelah kami duduk, aku mulai membaca menu makanan, karena ia tidak bisa membaca, kecuali huruf-huruf besar. Ketika aku membaca, ia melihat ke arahku dengan senyum lebar di kedua bibirnya yang berkerut. Ia berkata: ”dahulu aku yang membacakan untukmu ketika kamu masih kecil.”
Aku menjawabnya: “ sekarang, saatnya meluruskan jalan hidupku lewat tuntunan agamaku. Kini, giliranku untuk membacakannya untukmu, ibu.”
Kami banyak bercerita selama makan malam. Yang kami bicarakan bukanlah hal yang istimewa, namun hanyalah hal yang biasa. Hanya kisah-kisah lama dan baru, sehingga kami lupa waktu sampai tengah malam. Ketika kami pulang dan sampai di pintu rumahnya, ia berkata: “aku setuju untuk keluar lagi lain kali, namun aku yang akna membayarnya.” Kemudian aku mencium tangannya dan mengucapkan selamat tinggal.
Selang beberapa hari dari makan malam itu, Ibuku meninggal karena serangan jantung. Peristiwa itu terjadi begitu cepat, hingga aku tidak bisa berbuat apa-apa.
Setelah beberapa hari, ada sebuah surat datang kepadaku. Surat dari restoran tempat aku dan ibuku makan malam dengan beberapa catatan yang ditulis oleh ibuku. “aku telah membayar biaya makan di depan. Aku tahu bahwa aku tidak akan hidup lama lagi. Yang penting aku telah membayar makan malam untuk dua orang, kamu dan istrimu. Karena kamu tidak akan mampu menghargai makna makan malam ini bagiku. Aku menyayangimu, Anakku.”
Pada saat itu aku memahami dan menghargai makna kata ‘cinta’ atau ‘aku mencintaimu’. Makna untuk membuat ayah atau ibuku merasakan cinta kita ini.
Text Box: Tidak ada yang lebih penting dari kedua orang tua. Berikanlah mereka waktu yang mereka inginkan. Jangan menundanya, karena mungkin kelak anda tidak memiliki waktu untuk mereka. 

Selasa, 01 November 2011

DO IT NOW


Setting cerita:
Waktu         : kapan saja
Tempat        : di manapun anda berada
Kejadian     : anda ingin melakukan perjalanan ke makkah
Situasi         : anda membawa tiket pesawat dan paspor yang bisa dipakai setiap saat dan setiap tempat

        
Anda telah mengemas tas-tas bawaan anda dan mobil siap mengantarkan ke bandara. Ketika memasuki kabin pesawat, pramugari menyambut anda. Ketika itu, hati anda berbunga-bunga karena ingin pergi ke makkah dan masjidil haram. senyum mengembang di wajah anda dan berkata pada diri sendiri, “Betapa indahnya perjalanan ini.”

Ketika hendak take off, suara pilot terdengar menyambut anda. Senyum anda bertambah lebar, namun lambat lau senyum itu berubah menjadi tawa histeris atau bahkan tangis pahit, ketika pilot tersebut berkata “Selamat datang dalam perjalanan kita menuju Johannesburgh.” Ini sebuah masalah besar bukan ?!

Apakah anda berharap mengalami hal tersebut ?? sebelum anda menjawab pertanyaan tersebut, perkenankan saya menyelesaikan pertanyaan saya.

ü Mengapa kita berjalan meniti jalan dalam keadaan kedua mata tertutup???

ü Mengapa kita berjalan bersama yang lain, tetapi kita tidak bertanya ke mana tujuan kita ???

ü Mengapa ketiak akita telah sampai ke tempat perhentian, terkadang kita merasa bahwa itu bukanlah tujuan kita ???

ü Mengapa kita tidak tanyakan pada diri sendiri, sebenarnya apa yang kita inginkan dari pernikahan kita, anak-anak, pekerjaan, dan kehidupan kita ???

Pertanyaan-pertanyaan di atas ditujukan untuk kita (saya dan anda). Artinya kita harus berhenti sejenak dan berpikir lagi serta merenungkan pilihan-pilihan, sehigga mampu melihat gambaran dari hasil akhir yang bisa kita capai dari sekarang hingga akhir hayat.

Kehidupan hanyalah tempat pemberhentian untuk kita singgahi. Betapa banyak tempat pemberhentian yang telah kita lewati begitu saja dan betapa banyak waktu yang kita habiskan untuk menunggu di sana berjam-jam, hingga kita bosan dan jemu. Pemberhentian yang kita lewati adalah tempat pemberhentian berupa masa-masa yang indah, bahagia, dan masa-masa menikmati keindahan yang kita tunggu dalam waktu yang lama, namun pada akhirnya kita tidak sampai kepadanya.

Bahkan, terkadang kehidupan menyeret kita untuk singgah di tempatyang kita tidak inginkan. Di sana kita berhenti untuk waktu yang lama, mengikis banyak usia, dan membiarkan kebahagiaan kita hancur berkeping-keping.

Inilah kehidupan. Lalu, pemberhentian apakah yang menjadi peruntungan nasib anda ? pemberhentian manakah yang akan anda pilih atau singgahi ? imam Ali berkata : “kesempatan itu berjalan seperti awan, maka manfaatkanlah dengan baik.”

Sebuah syair menyatakan :

Yang lemah akalnya

Sering menyia-nyiakan kesempatan

Apabila kesempatan terlepas,

Taqdir Tuhan yang dipersalahkan

Kesempatan yang terbuang terasa amat menyedihkan. Ketika satu kesempatan terlepas, maka dia tidak akan kembali. Orang yang menyia-nyiakan hanya mampu menggigit jari. Menyesalai kesempatan yang terlepas darinya, tanpa mampu memanfaatkannya. Saat itu terjadi, maka tiada guna penyesalan yang kita lakukan. Kesempatan tidak akan datang dua kali, maka ambillah kesempatan yang diberikan kepada anda. Jangan anda sia-siakan dan ragu terhadapnya.

Jika angin keberuntunganmu berhembus,

Maka manfaatkanlah semampumu

Karena angin berhembus,

Ada kalanya ia diam membisu